Masjid Al Ihsan Suryodiningratan Menjadi Tuan Rumah Gerakan Penggiatan Shalat Lail dan Shalat Subuh Berjamaah Muhammadiyah
Yogyakarta, Ahad, 7 Juni 2026 – Masjid Al Ihsan Suryodiningratan mendapatkan suatu kehormatan menjadi tuan rumah kegiatan Gerakan Penggiatan Shalat Lail dan Shalat Subuh Berjamaah Muhasabah Muhammadiyah, sekaligus menerima kunjungan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta sebagai sarana mempererat silaturahmi antara ulama dan umara dengan mengangkat tema “Memetik Hikmah di Bulan Haram.”
Sejak pukul 03.00 WIB, Masjid Al Ihsan Suryodiningratan telah dibuka untuk menyambut jamaah dan saudara-saudara Muhammadiyah dari berbagai penjuru Kota Yogyakarta yang hadir untuk melaksanakan shalat lail secara munfarid. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah pada pukul 04.35–04.55 WIB, dan diteruskan dengan Kajian Muhasabah Muhammadiyah pada pukul 04.55–06.00 WIB yang disampaikan oleh Dr. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I., Ketua Divisi Fatwa dan Pengembangan Tuntunan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Sebelum kajian dimulai, acara diawali dengan sambutan dari Ketua PCM Mantrijeron, Bapak Surahmat An Nashih, S.Ag., M.S.I. Dalam sambutannya yang singkat, beliau menyampaikan terima kasih kepada Takmir Masjid Al Ihsan Suryodiningratan yang telah berkenan menjadi tuan rumah kegiatan. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah serta organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah yang telah berusaha hadir sebagai wujud silaturahmi antara ulama dan umara di lingkungan Muhammadiyah.
Menutup sambutannya, beliau menyampaikan pantun:
“Burung irian burung cenderawasih,
cukup sekian terima kasih.”
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua PDM Kota Yogyakarta, Bapak Agni Sutanta, S.IP. Beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada segenap warga Muhammadiyah Kota Yogyakarta yang turut menyukseskan kegiatan Gerakan Penggiatan Shalat Lail dan Shalat Subuh Berjamaah Muhasabah Muhammadiyah. Beliau juga mengingatkan bahwa gerakan ini telah berlangsung selama kurang lebih sepuluh tahun dan terus dilaksanakan hingga saat ini sebagai salah satu upaya penguatan spiritual warga Muhammadiyah dan jamaah.
Dalam kajian muhasabahnya, Dr. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. menyampaikan bahwa kegiatan kajian seperti ini merupakan aktivitas yang sangat positif dalam memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah. Beliau juga menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki karakter sebagai gerakan Islam berkemajuan yang senantiasa menatap masa depan.
Sebagai contoh, beliau mengungkapkan bahwa Muhammadiyah telah menawarkan pengukuran arah kiblat secara ilmiah sejak sekitar seratus tahun yang lalu. Kini, metode tersebut telah diterapkan secara luas di berbagai masjid melalui pengukuran dan sertifikasi arah kiblat yang juga digalakkan oleh Kementerian Agama. Selain itu, Muhammadiyah juga terus memperjuangkan penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) agar dapat diterima oleh seluruh kalangan umat Islam. Menurut beliau, upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar menatap masa depan yang lebih maju, dengan harapan terwujudnya persatuan umat Islam. Namun demikian, hal tersebut memerlukan proses, dialog, serta waktu untuk mewujudkan masyarakat Muslim yang berkemajuan.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menekankan pentingnya mewujudkan masjid yang ramah anak di seluruh masjid Muhammadiyah. Menurutnya, anak-anak adalah generasi penerus yang perlu dikenalkan dan didekatkan dengan masjid sejak dini melalui pendekatan yang bijaksana, penuh kasih sayang, dan menggembirakan. Beliau mengingatkan agar anak-anak tidak dipaksa untuk bersikap layaknya orang dewasa sebelum waktunya. Sebaliknya, mereka perlu diberikan ruang untuk tumbuh dan belajar sesuai dengan tahap perkembangan usianya, sehingga masjid dapat menjadi tempat yang nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk kecintaan mereka terhadap ibadah dan kehidupan keislaman.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan tersebut ditutup dengan makan bersama menikmati bakmoi dari pelaku UMKM setempat. Suasana keakraban dan kebersamaan tampak terjalin hangat antara warga Muhammadiyah dan jamaah Masjid Al Ihsan Suryodiningratan, sehingga semakin memperkuat semangat ukhuwah dan silaturahmi di tengah masyarakat.
Kontributor: Fatkur Rohman









